Download PDF Version

Struktur Komunikasi dan Desain Dalam Situs Jejaring Sosial

Image source: aisle7.net

Oleh Arya Pageh Wibawa*

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Mereka selalu berinteraksi satu dengan yang lain. Interaksi ini diwujudkan lewat bentuk-bentuk komunikasi yang mereka lakukan. Intrapersonal, Interpersonal, small group, public dan mass communication (a) adalah realisasi dari komunikasi yang terjadi antar manusia. Inti dari komunikasi yang dilakukan bisa berarti sharing (berbagi), caring (kepedulian), feeding, loving (saling mencintai), fighting (pertikaian), conversing (percakapan), friendship (persahabatan), sex (seksualitas), envy (kecemburuan), shouting, arguing (berargumentasi), betrayal (pengkhianatan), rumor mongering, gossiping (bergosip), laughing (tertawa), crying (menangis), providing support (memberikan dukungan), whining (rengekan), advocating for others (mendukung yang lain), recommending (rekomendasi), swearing off (meninggalkan/berhenti) (b) dan sebagainya.Inti komunikasi antar manusia ini kemudian diwujudkan dalam media yang lain yaitu situs jejaring sosial. 

Situs jejaring sosial dapat didefinisikan sebagai layanan berbasis situs yang memungkinkan individu untuk (1) membangun suatu profil publik atau semi publik dalam sistem yang terbatas; (2) mengartikulasikan daftar pengguna lain dengan siapa saja mereka berbagi; (3) melihat dan menelusuri  daftar kolega mereka dan daftar kolega yang dibuat oleh orang lain dalam sistem. Tetapi masing-masing situs jejaring sosial memiliki karakteristik pada sistem dan cara berinteraksi yang berbeda satu dengan lainnya. Secara teknologi situs, situs jejaring sosial termasuk dalam teknologi web 2.0. Web 2.0 diciptakan pertama kali pada tahun 2004 oleh Tim O’Reiley dari O’Reilly Media dimana Web 2.0 mengijinkan dan menganjurkan seluruh pengguna untuk membuat, berbagi dan menyebarkan informasi dan gambar. Web 2.0 mencakup teknologi situs dan layanan, seperti blog, wiki, alat komunikasi, dan folksonomi yang menekankan berbagi konten antara pengguna dan kolaborasi secara online. Hal ini adalah bentuk aplikasi yang sangat baru dan interaktif. Dalam situs jejaring sosial, inti komunikasi antar manusia ini sebagian besar menjadi bahan acuan dalam membuat desain seperti classmate.com, sixdegrees.com dan friendster.com  untuk persahabatan, youtube.com untuk berbagi video, flickr.com untuk berbagi foto dan sebagainya. Classmate.com memungkinkan orang untuk berafiliasi dengan sekolah tinggi atau perguruan tinggi dan juga mencari informasi orang lain yang melakukan afiliasi, tetapi pengguna tidak dapat membuat profile (jati diri) mereka atau memasukkan orang lain sebagai teman. Sedangkan sixdegress.com adalah yang pertama kali menggabungkan hal ini (c).

Gambar 1. Bentuk Interaksi Manusia dengan Komputer

Sumber:  Porter, J.Designing For The Social Web.Berkeley,New Riders, 2008, hlm 15

Dalam proses meme terdapat istilah copy-the-product dan copy-the-instruction (d). Copy-of-product melakukan salinan secara langsung terhadap sebuah produk yang sebelumnya telah dibuat oleh orang lain, sedangkan copy-the-instruction adalah melakukan salinan instruksi atau perintah dari suatu produk yang telah dihasilkan oleh orang lain. Situs jejaring sosial secara umum merupakan bentuk copy-the-instruction komunikasi dari manusia yang disalin melalui media komputer menjadi bentuk-bentuk fitur-fitur yang berbasis pengguna seperti friends, contact, leave messages dan sebagainya. Sedangkan situs-situs sosial yang muncul di Indonesia sebagai fenomena, merupakan copy-the-product dari situs-situs sosial yang sebelumnya telah dibuat oleh orang lain walaupun mereka berargumentasi bahwa situs yang mereka buat adalah tidak mengikuti situs-situs yang telah ada. 

Situs jejaring sosial secara umum merupakan interpretasi dari bentuk-bentuk komunikasi antar manusia. Lahirnya situs-situs jejaring sosial di merupakan bentuk-bentuk meme dari sebelumnya dimana konsep, fungsi dan struktur diambil dari yang sudah ada sebelumnya. konsep, fungsi dan situs jejaring sosial adalah membangun komunitas dimana konsep ini diambil dari situs-situs sosial yang sudah terlebih dahulu muncul, walaupun para pembuat situs-situs jejaring sosial mengatakan bahwa mereka memiliki konsep yang berbeda, tetapi intinya sama. Yang membedakan adalah bentuknya. Terkadang sebuah situs merupakan tiga kombinasi atau lebih situs jejaring sosial yang sebelumnya telah ada. Penambahan beberapa fitur-fitur yang sama sekali belum ada sebelumnya dimana merupakan bagian-bagian dianggap baru dari sebelumnya, hal itu merupakan kelebihan tersendiri yang merupakan meme yang dinamis dari suatu gagasan.


Daftar Pustaka

a. Adler & Rodman, Understanding Human Communication, Oxford University Press, 2006, hlm 6-9

b. Porter, Designing for The Social Web, New Riders, 2008, hlm 6

c. Lihat Boyd, D. M., & Ellison, N. B.Boyd, D. M., & Ellison, N. B., Social Network Sites: Definition, History, and Scholarship dalam Journal of Computer-Mediated Communication Edisi 13 Vol. 1, 2007,  hlm 210-230

d. Lihat Distin, The Selfish of Meme: A Critical Reassessment, Cambridge University Press, 2005, hlm 92-95

______________________________________________________________________________

*Arya Pageh Wibawa adalah seorang dosen Desain Komunikasi Visual di FSRD ISI Denpasar, Mahasiswa Pascasarjana di Magister Desain di ITB Bandung, seorang teknokrat dan desainer profesional yang mengkhususkan diri pada desain web